A. SUMBER
INFORMASI
2. http://goo.gl/iU981 ; http://goo.gl/6XafO ; http://goo.gl/BABwC ; http://goo.gl/chwJl ; http://goo.gl/2oMUZ ; http://goo.gl/xylVG
B. MULTIMEDIA
1. Laptop
2. LCD
Proyektor
3. OHP
4. Papan
tulis
C. SELEKSI
DAN TRANSMISI
1. Informasi apa:
Layanan bimbingan dan konseling dibidang belajar
1. Mengenali
gaya belajar sendiri.
2. Menentukan
cara belajar yang tepat untuk diri sendiri.
Uraian
materi
KENALI GAYA BELAJARMU
A. Mengenali
gaya belajar pribadi
Setiap
orang memiliki gaya belajar yang berbeda. Mengetahui gaya belajar belum tentu
membuat Anda menjadi lebih pintar, tapi Anda akan dapat menentukan cara belajar
yang lebih efektif. Pada dasarnya setiap individu menggunakan semua indera
dalam menyerap informasi. Gaya belajar muncul karena dorongan potensi atau
kemampuan yang dominan pada diri Anda yang dipengaruhi oleh faktor lingkungan.
Terdapat tiga macam gaya belajar berdasarkan modalitas yang digunakan individu
dalam menyerap informasi. Ketiga gaya belajar tersebut adalah visual, auditory
dan kinestestik.
B. Cara-cara
belajar
Setiap orang memiliki gaya belajar
yang berbeda-beda untuk mencerna informasi yang diterima. Nah, kita akan share
3 tipe gaya belajar sebagai berikut :
1. Tipe Auditory
Tipe
Auditory merupakan kecendrungan gaya belajar dengan menggunakan indra
pendengaran. Pada model gaya belajar ini informasi menjadi data berupa nada.
Adapun ciri-ciri Tipe Auditory :
- Mudah ingat dari apa yang didengar dan didiskusikannya.
- Suka membaca dengan suara keras
- Pandai berbicara
- Bagus dalam menjelaskan sesuatu secara lisan
- Mudah mengingat nama orang
- Tidak bisa belajar dalam suasana berisik atau ribut
Tips gaya belajar auditory :
- Biasakan untuk berdiskusi tanya jawab lisan untuk mengulang pelajaran
- Coba menggunakan tape recorder untuk mengulang pelajaran, memahami atau menghafal. Rekaman audio ringkasan pelajaran kamu dengan tape recorder untuk didengarkan dan dipahami.
2. Tipe Visual
Tipe
Visual merupakan kecendrungan gaya belajar dengan menggunakan indra
penglihatan. Tipe gaya belajar ini informasi visual terbagi menjadi data berupa
teks (tulisan, huruf, angka , simbol) dan berupa gambar. Adapun ciri –ciri Tipe
Visual :
- Lebih mudah mengingat apa yang dilihat
- Membaca informasi dengan cepat
- Mudah memahami informasi yang diberikan menggunakan gambar, skema, table,dll (yang bersifat visual)
- Dapat duduk tenang ditengah situasi yang ribut
- Cendrung rapi dan terorganisir, teliti dan dapat menerima informasi secara mendetail
- Mengingat dengan asosiasi visual
Tips gaya belajar visual :
- Gunakan flashcard atau kartu-kartu kecil warna-warni yang berisi catatan/ informasi yang dipelajari
- Kreasikan catatan dengan gambar-gambar visual, grafik atau sketsa
- Jangan lupa selalu sediakan highlighter atau sepidol warna-warni untuk menandai bagian penting dari catatan
3. Tipe Kinestetik
Tipe
Kinestetik merupakan kecendrungan gaya belajar dengan menggunakan indera tubuh.
Pada model gaya belajar kinestetik, informasi terbagi menjadi data berupa
gerakan dan sentuhan. Adapun ciri-ciri tipe kinestetik :
- Cepat memahami informasi yang diberikan dengan praktek, kegiatan yang langsung.
- Memiliki koordinasi tubuh yang baik dan menyukai gerak fisik
- Cendrung aktif dan banyak energi
- Suka menggunakan obyek nyata sebagai alat bantu belajar
- Lebih suka mendemonstrasikan sesuatu (peragaan) dibanding menjelaskan.
- Tidak bisa berlama-lama membaca
Tips gaya belajar kinestetik :
- Biasakan mengulang pelajaran dengan praktek nyata dengan kegiatan/aktifitas peraga
- Lakukan kunjungan lapangan, proses belajar dengan pengalaman nyata
- Belajar langsung seperti penelitian, permainan, drama, dll
Setiap orang memiliki gaya yang berbeda-beda dalam belajar,
baik itu Visual, Auditory maupun kinestetik. Pada umumnya setiap orang memakai
salah satu tipe belajar diatas atau mengkombinasikan gaya belajar mereka.
Gunakan tipe belajar yang tepat untuk supaya meningkatkan kualitas belajar kamu
dengan maksimal. Belajar jadi lebih menyenangkan dan mudah memahami
pelajaran.
2.
Untuk siapa
Peserta didik
3.
Kepentingan siapa
Agar
peserta didik dapat memahami gaya belajarnya sendiri dan dapat menentukan cara
belajarnya yang tepat untuk dirinya sendiri.
D. PENERIMAAN
SELEKTIF
Blog
E. PENYIMPANAN
DAN PENELUSURAN
Flash
disk
F. PENGGUNAAN
INFORMASI
Secara klasikal
Kami
memilih penyampaian informasi dengan cara klasikal karena kami berpendapat
bahwa materi yang kami jabarkan di atas lebih cocok disampaikan kepada peserta
didik dengan cara klasikal. Selain efisiensi waktu, keefektifan kegiatan
belajar mengajar lebih dapat tercapai.
A.
Sumber
Informasi.
1.
Setyowati,Tri.
2010. Diktat Diagnosis Kesulitan Belajar. Trenggalek. STKIP PGRI Trenggalek.
B.
Media.
1.
Laptop
2.
LCD
Proyektor
3.
Papan
Tulis
4.
OHP
C.
Seleksi
dan Transmisi.
1.
Informasi apa: Layanan bimbingan dan konseling dibidang belajar
a)
Pengertian
Belajar
b)
Cara Mengatur
Waktu Belajar
c)
Memanfaatkan
Waktu Untuk Belajar
Uraian materi
CARA
MEMANFAATKAN WAKTU UNTUK BELAJAR
- Pengertian Belajar
Belajar merupakan tugas pokok anda
sebagai siswa baik belajar di sekolah maupun belajar di rumah. Oleh karena itu anda harus berusaha agar
dapat belajar dengan baik dan teratur.
Belajar
adalah usaha untuk memperoleh kepandaian dan
ilmu. Belajar berarti usaha yang dilakukan secara sadar
untuk mengetahui dan dapat melakukan sesuatu. Adapun hasil dari belajar berupa
perubahan diri, maka anda harus mampu melakukan belajar yang dapat menghasilkan
perubahan diri yaitu dari tidakd apat memahami pelajaran menjadi dapat memahami pelajaran. Dengan
belajar yang teratur, penuh disiplin, konsentrasi dan pengaturan waktu yang baik,
akan mempermudah anda untuk melakukan belajar.
B.
Cara Mengatur Waktu
Belajar
Cara Mengatur Waktu Belajar Usahakan
anda dapat mengatur waktu yang tepat dan efesien untuk belajar, sehingga anda
tidak merasa ragu-ragu, menempuh keberhasilan dalam belajar. Coba perhatikan
cara-cara mengatur waktu menurut Jeanne Shay Schumm sebagai berikut:
a.Tetapkan Prioritas
Bila banyak yang harus dikerjakan,
buatlah daftar apa yang harus dan akan dikerjakan. Urutkan setiap tugas dalam
urutan 1, 2, 3 dan seterusnya menurut kepentingannya. Laksanakan tugas No. 1
terlebih dahulu, lalu tugas No. 2 dan seterusnya sesuai yang ada dalam
daftarmu. Hal ini akan membantu anda mengatur aktivitas menjadi rapi,
menghindari stres dan memacu untuk berprestasi.
b. Luangkan Waktu Untuk Bersenang-Senang
Waktu untuk rekreasi membantu anda agar
tetap sehat secara mendal dan fisik. Kerjakan dulu tugas wajib anda sebelum
rekreasi. Waktu luang akan terasa lebih bebas kalau tidak ada urusan yang belum
anda selesaikan. Rekreasi juga dapat dijadikan sebagai imbalan, jika anda sudah
berhasil mengerjakan atau mencapai sesuatu.
c.
Bersikap Fleksibel (luwes)
Jadwal yang anda buat bukanlah terpahat
di batu, selalu ada perubahan dan berilah ruang untuk mengadaptasikan dengan
suasana atau kebutuhan baru dan memanfaatkan kesempatan baru tersebut.
d. Jangan membebani diri dengan jadwal yang berlebihan
Lakukan perubahan untuk mencapai
prestasi secara bertahap, bila terlalu banyak yang anda kerjakan, anda akan
menjadi bingung dengan jadwal tersebut. Kaji ulang kegiatan anda. Tentukanlah
hal penting untuk segera dikerjakan.
e. Luangkan waktu untuk membiasakan diri menjadi teratur
Rencanakan beberapa menit setiap hari
untukmenyusun jadwal apa yang akan anda lakukan hari ini. Kemudian pikirkan apa
yang harus anda lakukan dan bagaimana cara anda melakukannya, serta bayangkan
hal positif apa yang akan anda dapatkan jika sudah menjadi kebiasaan. Anda akan
menghemat waktu berjam-jam dan melangkah dengan pasti setiap hari karena anda
telah mengetahui apa yang akan anda lakukan/kerjakan.
f. Temukan dan manfaatkan waktu sempit
Saat menunggu bus atau mobil antar
jemput, saat jeda antar mata pelajaran ataus esaat sebelum acara TV kesukaan,
saat-saat itu adalah waktu yang dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk
membaca/belajar. Pilihlah sesuatu yang ringan, lalu selesaikan dan singkirkan.
Memang sedikit waktunya tetapi dapat meringankan tugas anda.
g. Jangan
menunda-nunda.
Banyak orang menunda-nunda karena suatu
alasan. Kemungkinan tugas tersebut terlalu sulit atau membuat stres. Apapun
penyebabnya, menunda-nuda pekerjaan merupakan kebiasaan buruk. Obat terbaikya
adalah bekerja keras dan segera lakukan pekerjaan tersebut. Mungkin ketika anda
sudah mulai mengerjakannya, tugas tersebut terasa menjasi lebih mudah dari yang
anda perkirakan. Kalau anda benar-benar tidakd apat memulai, bicarakan dengan
teman, guru atau orang lain yang anda percaya.
C. Memanfaatkan Waktu Untuk Belajar
Waktu
sangat berharga bagi setiap orang, asalkan orang tersebut dapat memanfaatkannya,
terutama bagi anda sebagai siswa yang akan meningkatkan prestasi dan
mengembangkan diri dalam belajar. Sebaliknya waktu tidak akan berharga atau
sia-sia bila tidak dapat dimanfaatkannya.
Pemanfaatan
waktu belajar, sebaiknya anda memilih memanfaatkan waktu luang sesuai dengan
kemampuan dan kesanggupan anda dan perlu dipertimbangkan jangan sampai membawa
akibat yang merugikan diri sendiri.
Tidak
dapat dipungkiri bahwa orang-orang yang mencapai keberhasilan dalam hidupnya
dalah orang-orang yang teratur dan disiplin memanfaatkan waktunya. Anda sebagai
siswa memanfaatkan waktu anda untuk belajar terutama menjelang ulangan,
gunakan/tambahkan waktu belajar anda dengan memanfaatkan waktu luang pagi hari,
siang hari dan malam hari yang biasanya digunakan untuk bermain atau nonton TV.
Disiplin
menggunakan/memanfaatkan waktu untuk belajar tidak datang dengan sendiriny
tetapi melalui latihan dan membuat jadwal kegiatan sehari-hari yang
dilaksanakan dengan ketat.
2.
Untuk siapa : Peserta didik
3.
Kepentingan apa : agar
peserta didik dapat memahami pengertian belajar, dapat mengatur waktu belajar,
dan dapat memanfaatkan waktu untuk belajar
D.
Penerimaan
Selektif
a)
Blog
E.
Penyimpanan.
a)
Flash
disk
F.
Penggunaan
Informasi.
1.
Secara
klasikal
Kami memilih
penyampaian informasi dengan cara klasikal karena kami berpendapat bahwa materi
yang kami jabarkan di atas lebih cocok disampaikan kepada peserta didik dengan
cara klasikal. Selain efisiensi waktu, keefektifan kegiatan belajar mengajar
lebih dapat tercapai.
A. SUMBER
INFORMASI
B. MULTIMEDIA
1. Laptop
2. LCD
Proyektor
3. OHP
4. Papan
tulis
C. SELEKSI
DAN TRANSMISI
1. Informasi apa:
Layanan bimbingan dan konseling dibidang belajar
1. Cara
meningkatkan hasil belajar.
Uraian
materi
CARA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA
1.Menyiapkan Fisik dan Mental Siswa
Persiapkanlah
fisik dan mental siswa. Karena apabila siswa tidak siap fisik dan mentalnya dalam
belajar, maka pembelajaran akan berlangsung sia-sia atau tidak efektif. Dengan
siap fisik dan mental, maka siswa akan bisa belajar lebih efektif dan hasil
belajar akan meningkat. Semuanya di awali dengan sebuah niat yang baik.
Mulailah dengan mengajari mereka memulai dengan baik.
2.Meningkatkan Konsentrasi
Lakukan
sesuatu agar konsentrasi belajar siswa meningkat. Hal ini tentu akan berkaitan
dengan lingkungan dimana tempat mereka belajar. Kalau disekolah pastikan tidak
ada kebisingan yang membuat mereka terganggu. Kebisingan biasanya memang faktor
utama yang mengganggu jadi pihak sekolah harus bisa mengatasinya.
Apabila siswa
tidak dapat berkonsentrasi dan terganggu oleh berbagai hal di luar kaitan
dengan belajar, maka proses dan hasil belajar tidak akan maksimal. Pengajar
juga harus tahu karakter siswa masing-masing. Karena ada juga yang lebih suka
belajar dalam kondisi lain selain ketenangan.
3.Meningkatkan Motivasi Belajar
Motivasi
sangatlah penting. Ini sudah dijelaskan pada artikel cara meningkatkan motivasi
belajar siswa. Motivasi juga merupakan faktor penting dalam belajar.
Tidak akan ada keberhasilan belajar diraih apabila siswa tidak memiliki
motivasi yang tinggi. Pengajar dapat mengupayakan berbagai cara agar siswa
menjadi termotivasi dalam belajar. Caranya sudah saya jelaskan pada artikel
sebelumnya.
4.Menggunakan Strategi Belajar
Pengajar bisa
juga harus membantu siswa agar bisa dan terampil menggunakan berbagai strategi
belajar yang sesuai dengan materi yang sedang dipelajari. Setiap pelajaran akan
memiliki karakter yang berbeda-beda sehingga strateginya juga berbeda pula.
Berikan tips
agar bisa menguasai pelajaran dengan baik. Tentu setiap pelajaran memiliki karakteristik
dan kekhasannya sendiri-sendiri dan memerlukan strategi-strategi khusus untuk
mempelajarinya. Misalnya, penguasaan belajar mata pelajaran Matematika akan
berbeda dengan pelajaran Bahasa Indonesia.
5.Belajar Sesuai Gaya Belajar
Setiap siswa
punya gaya belajar yang berbeda-beda satu sama lain. Pengajar harus mampu
memberikan situasi dan suasana belajar yang memungkinkan agar semua gaya
belajar siswa terakomodasi dengan baik. Pengajar harus bisa memilih strategi,
metode, teknik dan model pembelajaran yang sesuai akan sangat berpengaruh.
Gaya belajar
yang terakomodasi dengan baik juga akan meningkatkan hasil belajar siswa,
sehingga mereka dapat berkonsentrasi dengan baik dan tidak mudah terganggu oleh
hal-hal lain di luar kegiatan belajar yang berlangsung. Siswa juga diajarkan
untuk menerapkan strategi sendiri jika memang siswa tersebut memilikinya.
6.Belajar Secara Menyeluruh
Maksudnya
disini adalah mempelajari secara menyeluruh adalah mempelajari semua pelajaran
yang ada, tidak hanya sebagiannya saja. Perlu untuk menekankan hal ini kepada
siswa, agar mereka belajar secara menyeluruh tentang materi yang sedang mereka
pelajari. Jadi, sangat perlu bagi pengajar untuk bisa mengajarkan kepada
siswanya untuk bisa belajar secara menyeluruh.
7.Membiasakan Berbagi
Tingkat
pemahaman siswa pasti lah berbeda-beda satu sama lainnya. Nah, bagi yang sudah
lebih dulu memahami pelajaran yang ada, maka siswa tersebut di ajarkan untuk
bisa berbagi dengan yang lain. Sehingga mereka terbiasa juga mengajarkan atau
berbagi ilmu dengan teman-teman yang lainnya.
2.
Untuk siapa
Peserta didik
3.
Kepentingan siapa
Agar peserta didik dapat meningkatkan cara
belajar pada dirinya sehingga mereka akan semakin mendapatkan hasil belajar
yang memuaskan.
D. PENERIMAAN
SELEKTIF
Blog
E. PENYIMPANAN
DAN PENELUSURAN
Flash
disk
F. PENGGUNAAN
INFORMASI
Secara klasikal
Kami
memilih penyampaian informasi dengan cara klasikal karena kami berpendapat
bahwa materi yang kami jabarkan di atas lebih cocok disampaikan kepada peserta
didik dengan cara klasikal. Selain efisiensi waktu, keefektifan kegiatan
belajar mengajar lebih dapat tercapai.
A. SUMBER
INFORMASI
1. _________, Kumpulan Lengkap
Materi Bimbingan dan Konseling, Paramitra Publishing, Yogyakarta,____
B. MULTIMEDIA
1. Laptop
2. LCD
Proyektor
3. OHP
4. Papan
tulis
C. SELEKSI
DAN TRANSMISI
1. Informasi apa:
Layanan bimbingan dan konseling dibidang belajar
1. Pengertian
teknik belajar.
2. Teknik
belajar.
3. Cara
belajar yang tepat
Uraian
materi
BELAJAR
SECARA OPTIMAL
A. Pengertian
teknik belajar
Teknik belajar adalah cara-cara yang digunakan dalam
belajar. Tidak sebatas itu juga, teknik belajar disini juga dapat diartikan
cara kita menerima ilmu serta cara mengolah ilmu. Jika cara belajar kalian
dilandasi dengan cara belajar yang tepat maka kalian tidak akan memerlukan
waktu yang lama untuk memahami bahan pelajaran. Waktu yang tidak lama dalam
belajar ini otomatis akan dapat menghemat waktu dan tenaga kalian dan hasilnya
akan tercapai secara optimal.
Antara kalian dengan teman yang lain akan mempunyai cara
belajar yang berbeda. Karena cara yang kalian gunakan dalam belajar belum tentu
sesuai dengan orang lain. Ada yang belajar dengan cara mendengar saja sudah
dapat menguasai pelajaran, ada yang harus mendengarkan musik ketika belajar,
tetapi ada juga yang lebih memahami pelajaran dengan belajar di tempat yang
sunyi.
B.
Teknik belajar
Ada beberapa hal yang perlu dikuasai dalam teknik belajar,
yaitu :
1.
Teknik mendengar
2.
Teknik mencatat
3.
Teknik mengamati
4.
Teknik menghafal
5.
Teknik memahami
6.
Teknik menyimpulkan
Semua teknik diatas haruslah kalian
praktikan dan latih terus menerus, untuk mendapatkan hasil yang maksimal dalam
belajar.
Teknik mendengar haruslah dikuasai
dengan baik. Seorang pelajar harus dapat memfungsikan alat pendengaran sebaik
mungkin. Mendengarkan secara seksama dan penuh perhatian semua uraian dan
keterangan bapak ibu guru kalian yang sedang mengajar. Hal-hal yang diuraikan
bapak ibu guru di depan kelas, biasanya adalah hal-hal yang dinilai penting
oleh bapak ibu guru yang nantinya akan menjadi bahan ulangan atau tes.
Mencatat pelajaran pun juga
diperlukan teknik, supaya nanti ketika kita belajar/mengulangi membaca catatan
tidak akan bingung, dan tidak memahami catatannya sendiri. Dengan catatan, ilmu
yang kita dapatkan dari guru tidak akan hilang begitu saja. Jadi ada dokumen
pelajaran yang dapat kita simpan dan sewaktu-waktu dapat kita buka, kita baca
dan pelajari lagi.
Catatan dapat kita anggap baik,
apabila :
1.
Catatan lengkap
2.
Bersih
3.
Rapi, teratur dan jelas
4.
Mudah dibaca oleh kita sendiri dan orang lain.
Konsentrasi saat menerima pelajaran
dan saat belajar haruslah ditimbulkan. Pusatkan pikiran kalian (fokus) pada
pelajaran yang kalian terima. Jauhkanlah pikiran-pikiran lain yang tidak
berhubungan dengan pelajaran yang sedang berlangsung. Ketika konsentrasi sudah
dapat kalian kuasai saat pelajaran, kalian akan dengan mudah memahami suatu
pelajaran. Hubungkan pelajaran yang telah diberikan bapak ibu guru kalian
dengan hal-hal di luar atau di lingkungan sekitar kalian. Amatilah, dan kalian
akan lebih mudah lagi untuk memahami dan menyimpulkan suatu masalah/pelajaran
tertentu.
Menghafal materi pelajaran pun
diperlukan strategi, agar lebih mudah dan tidak memerlukan waktu yang lama.
1.
Mempunyai niat dan perhatian penuh pada materi yang akan
dihafalkan
2.
Lakukan secara teratur dan terus menerus
3.
Gunakan teknik yang sesuai dengan diri kalian. Misalnya,
menghafal melalui membaca dalam hati dengan penuh perhatian, diingat kemudian
dikeluarkan lagi melalui kata-kata. Menghafal dengan teknik lainpun bisa
dilakukan, misalnya dengan cara membaca terlebih dahulu, kemudian dengan cara
menuliskan kembali bahan yang diingat di atas kertas.
4.
Aturlah waktu. Jangan terlalu lama waktunya, karena otak
mempunyai keterbatasan untuk bekerja, atau menghafal semalam suntuk (mendadak)
hanya karena akan ada ulangan saja.
Materi yang memerlukan pengertian
yang dalam hendaklah dihafal melalui penglihatan. Bahan itu dipandang dengan
seksama, kalimat yang satu dihubungkan dengan yang lain dalam otak sambil
pikiran terus bekerja untuk menghafal apa yang dilihat itu.
Untuk bahan yang berupa bagan,
grafik, peta, gambar demikian pula rumus-rumus, yang wujudnya ruwet atau apapun
yang tidak dinyatakan dengan perkataan lebih tepat dihafalkan dengan gerak
tangan. Sebaiknya hal ini dilakukan dengan memakai pensil dan kertas sehingga
kalau ada kesalahan dapat diketahui. Dengan proses ini hafalan akan lebih mudah
masuk ke dalam otak karena gerakan-gerakan tangan dapat membantu usaha
tersebut.
Bahan pelajaran yang berupa definisi
atau pokok-pokok pikiran yang memerlukan perumusan kata demi kata dengan sangat
tepat sebaiknya dibaca dan dihafal dengan bersuara. Suara yang ditangkap oleh
telinga akan berkumandang dalam pikiran sehingga kelak dapat diucapkan kembali
dengan tepat. Jika setiap pelajaran dapat menggunakan ketiga metode tersebut
menurut kebutuhan dan perlu dilakukan secara kombinasi pasti ia dapat menghafal
setiap mata pelajaran dengan efisien.
C.
Cara-cara belajar yang tepat
Untuk dapat mengulangi pelajaran
dengan baik diperlukan cara atau pedoman yang tepat untuk belajar. Ada beberapa
cara/pedoman yang perlu diperhatikan untuk selanjutnya dipraktikkan dan dibiasakan
:
1.
Berdoa, memohon kepada Tuhan sebelum dan sesudah belajar
agar selalu diberi ilmu yang bermanfaat didunia dan akherat
2.
Disiplin waktu untuk mengulangi pelajaran sesuai dengan
jadwal yang telah ditentukan
3.
Bersikap gembira dan optimis bahwa belajar merupakan suatu
kebutuhan pribadi bukan merupakan beban kehidupan
4.
Mempersiapkan diri sebaik-baiknya dan niat yang mantap untuk
menambah ilmu pengetahuan
5.
Ulangi pelajaran dengan tekun, bersemangat, penuh
konsentrasi dan bersungguh-sungguh
6.
Menggunakan metode belajar yang efisien, metode menghafal
yang sesuai dan mudah menguasai
7.
Carilah suasana yang mendukung (tidak terlalu bising)
8.
Berusaha mengerti dan hafal semua pokok-pokok materi sampai
pada perincian-perinciannya
9.
Menjaga kesehatan jasmani dan rohani
10.
Membuat ringkasan untuk semua mata pelajaran
11.
Mencatat hal-hal yang tidak/kurang mengerti kemudian
menanyakannya kepada yang ahli
12.
Berusaha memecahkan/mengerjakan masalah-masalah atau
soal-soal yang ada di buku pelajaran dan selalu berlatih soal-soal
13.
Membuat pertanyaan-pertanyaan sendiri dan mencari jawabannya
14.
Mengadakan tanya jawab dan berdiskusi dengan teman
2.
Untuk siapa
Peserta didik
3.
Kepentingan siapa
Agar peserta didik dapat memahami pengertian
teknik belajar, teknik belajarnya, serta
cara belajar yang tepat agar mendapatkan hasil yang optimal.
D. PENERIMAAN
SELEKTIF
Blog
E. PENYIMPANAN
DAN PENELUSURAN
Flash
disk
F. PENGGUNAAN
INFORMASI
Secara klasikal
Kami
memilih penyampaian informasi dengan cara klasikal karena kami berpendapat
bahwa materi yang kami jabarkan di atas lebih cocok disampaikan kepada peserta
didik dengan cara klasikal. Selain efisiensi waktu, keefektifan kegiatan
belajar mengajar lebih dapat tercapai.
A. SUMBER
INFORMASI
B. MULTIMEDIA
1. Laptop
2. LCD
Proyektor
3. OHP
4. Papan
tulis
C. SELEKSI
DAN TRANSMISI
1. Informasi apa:
Layanan bimbingan dan konseling dibidang belajar
1. Pengertina
belajar
2. Tujuan
belajar
3. Fungsi
belajar
4. Manfaat
belajar
Uraian
materi
BELAJAR
A. Pengertian
belajar
Belajar
adalah perubahan yang relatif permanen dalam perilaku
atau potensi perilaku sebagai hasil dari pengalaman atau latihan yang
diperkuat. Belajar merupakan akibat adanya interaksi antara stimulus dan
respon.[1]
Seseorang dianggap telah belajar sesuatu jika dia dapat menunjukkan perubahan
perilakunya. Menurut teori ini dalam belajar yang penting adalah input yang
berupa stimulus dan output yang berupa respon.
B. Tujuan
belajar
Tujuan
belajar melalui kegiatan rutin ini adalah sebagai berikut:
- Mengajarkan suatu proses atau prosedur yang harus dimiliki oleh anak didik.
- Mengkongkritkan informasi atau penjelasan kepada anak didik.
- Mengembangkan kemampuan pengamatan, pendengaran dan penglihatan anak didik secara optimal.
C.
Fungsi belajar
Sedangkan
fungsi kegiatan rutin dalam proses belajar mengajar adalah sebagai berikut:
- Membuat pelajaran lebih jelas dan lebih konkrit serta menghindari verbalisme.
- Memudahan anak didik memahami bahan pelajaran.
- Proses pengajaran akan lebih menarik.
- Merangsang anak didik untuk lebih aktif melakukan apa yang diarahkan oleh guru.
D.
Manfaat belajar
Dengan
belajar inilah melahirkan manfaat-manfaat yang bias diambil, diantaranya adalah
:
1. Dengan
belajar dapat menumbuhkan kebiasaan pada diri orang tersebut.
2. Dengan
belajar dapat menumbuhkan motifasi pada diri orang tersebut dan dapat
menjadikan seseorang sukses.
3. Dengan
belajar akan menambah banyak ilmu pengetahuan.
4. Dapat
menjadi orang yang diperlukan bagi lingkungan kita.
5. Dapat
menambah keterampilan pada diri kita.
2.
Untuk siapa
Peserta didik
3.
Kepentingan siapa
Agar
peserta didik dapat memahami pengertian belajar, tujuan bdari belajar, fungsi
dari belajar, serta manfaat belajar agar peserta didik lebih meningkatkan
belajar serta mengetahui betapa pentingnya belajar itu.
D. PENERIMAAN
SELEKTIF
Blog
E. PENYIMPANAN
DAN PENELUSURAN
Flash
disk
F. PENGGUNAAN
INFORMASI
Secara klasikal
Kami
memilih penyampaian informasi dengan cara klasikal karena kami berpendapat
bahwa materi yang kami jabarkan di atas lebih cocok disampaikan kepada peserta
didik dengan cara klasikal. Selain efisiensi waktu, keefektifan kegiatan
belajar mengajar lebih dapat tercapai.